Sudahkah Anda daftarkan blog Anda ke Blog Directory?

Minggu, 25 April 2010

Menghilangkan Kebiasaan Onani

islam bahaya onani kesehatan
oleh: Al-Ustadz Abu Abdillah As Sarbini al-Makassari
Tanya:
Assalamualaikum. Saya seorang remaja muslim yang terjebak kebiasaan buruk onani. Saya tahu hal tersebut adalah kesalahan dan saya ingin menghentikannya tapi saya belum mampu. Tolong berikan saya nasihat bagaimana cara menghentikannya. Dan tolong beritahu saya apa akibat buruk onani bagi kesehatan dan dampaknya pada hubugan suami istri seteleh menikah. Karena ada beberapa kalangan termasuk ahli kedokteran yang menganggap perbuatan onani adalah normal, padahal yang saya tahu apa yang dilarang Allah سبحانه وتعالى untuk dikerjakan manusia adalah  agar mereka menjauhinya, tidak mengerjakannya untuk kepentingan manusia itu sendiri.
Dari Fulan di bumi Allah.


Jawab:
Wa'alaikumussalam warohmatullah. Benar apa yang Anda katakan bahwa apa yang dilarang oleh Allah سبحانه وتعالى atas hamba-hambanya adalah demi kepentingan dan maslahat manusia itu sendiri. Tidaklah seorang hamba mengerjakan sesuatu yang haram  kecuali pasti membahayakan dirinya sendiri. Diantara perbuatan haram yang terlarang adalah melakukan onani, apalagi sampai pada tahap jadi kebiasaan. Jadi, perbuatan onani ini bukanlah perbuatan normal yang biasa-biasa saja. Para ulama dan ahli kesehatan juga telah menyatakan adanya mudharat yang akan merusak kesehatan pelakunya serta melemahkan kemampuan berhubungan suami-istri ketika berkeluarga nanti.

Selain itu, onani merupakan perangai buruk yang rendah dan hina serta memalukan. Seorang muslim yang berakal dan berakhlak mulia akan menjaga dirinya semaksimal mungkin dari perbuatan yang hina ini. Barangsiapa terjebak pada kebiasaan buruk ini, maka kami nasihatkan kepadanya hal-hal berikut ini:

1. Hendaklah bertaubat kepada Allah سبحانه وتعالى dan memohon ampunan-Nya.

2. Menyabarkan diri agar tidak terjatuh kembali ke dalam kebiasaan buruk tersebut dan memohon pertolongan kepada Allah سبحانه وتعالى agar mampu menghindarinya.

3. Segera menempuh solusi yang akan membebaskannya dari onani dengan cara menikah, jika sudah mampu dalam hal biaya untuk itu.

4. Jika belum mampu menikah, hendaklah memperbanyak puasa hingga syahwatnya benar-benar hilang dan luluh dengan puasa.

5. Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan ibadah dan kegiatan duniawiyah yang bermanfaat baginya untuk mengalihkan pikirannya dari onani.

6. Menjauhkan diri dari hal-hal yang bisa membangkitkan syahwat, seperti melihat wajah dan sosok wanita secara langsung atau melalui gambar, bercampur-baur (ikhtilat) dengan wanita, dan yang semisalnya yang bisa membangkitkan syahwat.

Ini yang bisa kami nasihatkan, semoga Anda dan pembaca yang mengalami hal yang sama dengan ini, diberi hidayah dan taufiq oleh Allah سبحانه وتعالى untuk membenahi diri dan menempuh lembaran hidup baru di atas jalan Allah سبحانه وتعالى. seorang tidak boleh berputus asa dari kebaikan dan rahmat Allahسبحانه وتعالى . Kesempatan masih terbuka lebar dan tidak ada kata terlambat selama hayat masih dikandung  badan. Rasulullah صلي الله عليه و سلم bersabda:

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلَا تَعْجَزْ

"Bersemangatlah engkau untuk meraih apa-apa yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan Allah سبحانه وتعالى, serta janganlah engkau berputus asa." (HR. Muslim dari Abu Hurairah ).

Comments :

0 comments to “Menghilangkan Kebiasaan Onani”

Poskan Komentar

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuhu....
Silahkan tulis Comment atau pesan Antum di sini. Bila ada pertanyaan juga bisa disampaikan sekalian. Pesan sebelum ditampilkan akan kami edit terlebih dahulu. Semoga kita selalu dirahmati Allah azzawajalla dan tetap istiqomah diatas dien yang haq ini. Amin...
Barakallahufiikum, salamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
admin Islam-id

.


:: Wadah thullabul-ilmiy (para penuntut ilmu) dalam menimba ilmu Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman Salaful Ummah (para shahabat, tabi'in dan tabiut tabi'in). Mendekatkan ummat kepada agamanya, yakni ketauhidan yang lurus hanya kepada Allah Subhanahuwata'ala semata, menjauhkan ummat dari perbuatan yang bisa merusak agamanya, yakni syirik, kurafat, tahyul, perdukunan, tatoyyur, bid'ah, dsb.

 

Copyright © 2011 by: www.IslamArticles.net

Proudly Powered by: Blogger
Designed by arsitek